Ecovillage | Kerajinan Dari Sampah Plastik Zaman Now - Edukasidoang

Ecovillage | Kerajinan Dari Sampah Plastik Zaman Now

Daftar isi

Sampah Plastik

Banyak yang kita tidak sadari bahwa sampah plastik adalah salah satu penyebab terjadinya kerusakan di bumi ini. Contohnya di laut menurut laporan BBC Indonesia, setidaknya ada 180 spesies hewan laut yang mengkonsumsi plastik, mulai dari plankton hingga paus raksasa. Berarti tidak menutup kemungkinan bahwa ikan yang kita konsumsipun secara tidak sadar telah menkonsumsi plastik, apalagi ikan yang di tangkap di sungai yang di penuhi oleh sampah.
Sampah Plastik sebelum di olah by edukasidoang.com

Ironisnya, Banyak dari kita yang tidak menyadarinya akan bahaya dari sampah plastik, terlebih perlu waktu sekitar 50-100 tahun agar sampah plastik bisa terurai. di bawah ini adalah data tentang proses seberapa lama sampah anorganik dapat terurai
  1. Plastik, 50-100 tahun 
  2. Kaleng soft drink (alumunium), 80-100 tahun
  3. kardus, 5 bulan
  4. kulit jeruk, 25-40 tahun
  5. puntung rokok, 10 tahun
  6. kantung plastik, 10-20 tahun
  7. sterofoam tidak dapat terurai
  8. kulit sepatu, 25-40 tahun.
Sangat berbahaya kan sobat, maka dari itu perlu tangan-tangan kreatif supaya sampah yang tadinya berbahaya dapat menjadi sebuah karya seni dan mempunyai nilai jual yang tinggi. Setidaknya dapat mengurangi dan membantu serta merawat bumi kita dari malapetaka. 

Sedikit gambaran tentang sampah plastik.
Tapikan, saya cuma buang satu sampah plastik, betul, hanya satu sampah satu orang dan terjadi setiap detik di dunia, bayangkan jika satu orang satu sampah plastik, bagaimana kalau 5 orang 10 orang 100 atau bahkan 1 juta orang dan terjadi setiap menit bahkan detik. ??? 

Maka dari itu betapa pentingnya menjaga lingkungan ini, dan mari lngsung kita bahas tentang kerajinan-kerajinan dari sampah plastik yang unik dan menarik.


Kerajinan dari sampah plastik yang menarik

Sampah?? ih bau, jorok, jijik, pengen muntah, tidak berguna, mantan, dan lain sebagainya. Setidaknya itulah yang pertama kali akan kita pikirkan ketika mendengar kata sampah. Memang betul tidak dapat di pungkiri. Tapi, ditangan Pak rt (lebih akrab di kenal herman jenggot) dan bu rw serta masyarakat lainnya, Sebuah sampah plastik bisa menjadi karya yang mempunyai nilai jual.

Letaknya di Kp. Ciptakarya rt.05 rw.07 Desa. Laksanamekar Kec. Padalarang. Ada sebuah kelompok masyarakat yang menamainya sebagai Ecovillage. Ecovillage adalah sebuah kegiatan masyarakat yang mendaur ulang (recycle) sampah plastik menjadi sebuah karya seni. Ecovillage ini telah berdiri sejak 3 tahun yang lalu.

Hasil Kerajinan dari sampah plastik di Ecovllage Laskarmentari

Tas ala ecovillage Laskarmentari

Wadah botol ala Ecovillage Laskarmentari

Tas kecil ala Ecovillage Laskarmentari

Sengaja saya foto dalamnya, artinya saya ingin membuktikan kepada sobat semua bahwa produk tas ini bentuknya mungil dan tebal, serta tahan air karena terbuat dari plastik. Setelah saya cium baunya dan memang tidak ada bau sampah sedikitpun.

Gantungan bentuk strawberry ala Ecovillage Laskarmentari
Gantungan strawberry ini di buat hanya dalam waktu kurang dari 10 menit di tangan bu rt, yang sudah terampil.

Taplak meja ala Ecovillage Laskarmenatari
"Taplak meja ini dibuat dalam waktu 2-3 hari, tapi kalau fokus mengerjakannya maksudnya tidak dibarengi dengan pekerjaan yang lain, mungkin bisa selesai dalam waktu satu hari saja." ujar bu rt.


 Gambar di atas hanya beberapa hasil dari kerajinan di Ecovillage Laskarmentari, yang menurut saya cukup menarik perhatian. Dan patut kita hargai karena tidak banyak orang yang peduli dan terampil dalam membuat sebuah kerajinan dari sampah, yang kita anggap mudah dan sangat mudah. namun pada prakteknya memang perlu latihan dan sedikit kreatifitas agar hasilnya mempunyai nilai jual yang tinggi.

Proses daur ulang sampah plastik di Ecovillage Laskarmentari

Sampah di kumpulkan kemudian di cuci bersih sampai tidak tercium baunya, lalu di keringkan dan di buat karya seni seperti taplak meja, gantungan, tempat botol, tas, hiasan rumah, dan masih banyak lagi. Kemudian, sisa-sisa sampah yang tidak terpakai di masukan ke dalam botol dan di padatkan inilah yang di sebut ecobrik. Ecobrik adalah sebuah Bata yang ramah lingkungan. Jadi, tidak ada sampah yang terbuang. Semua berguna dan bermanfaat. 
ecobrik

Gambar diatas adalah salah satu ecobrik yang bisa dibuat menjadi rumah, ramah lingkungan kan sobat. 

Proses pemasaran sampah plastik ecovillage

Pak, inikan sampah dilihat dari segi ekonomi banyak orang yang beranggapan "apa sih, sampah, ih dari sampah, ah cuma dari sampah, ah gak jadi beli deh, dan lain-lain". Terus kemudian bagaimana cara bapak memasarkannya ke pada orang-orang?

Ya memang betul hanya sekedar dari sampah, tapi kita disini mengelolanya dengan cara yang berkualitas sehingga mempunyai kuantitas yang tentu tidak kalah dengan produk lainnya. Cara pemasarannya yaitu dengan mengikuti pameran-pameran di berbagai daerah terdekat. Contohnya di gedung sate, di gedung sabilulungan dan masih banyak lagi, alhamdullilah bukan hanya dari pameran ada beberapa pejabat daerah pun yang sengaja datang kesini hanya untuk melihat ecovillage ini.

"Apa sih yang di punyai atau daya magnet dari kampung ini, hingga pejabat daerah seperti dari tegal yang rela datang kesini hanya untuk melihat dan membawa hasil karya kami," Ujar pak Herman.
Bahkan yang membuat saya tercengang ketika mengunjunginya ada dari kedubes Amerika serikat yang datang kesitu. (catatannya ada, tapi lupa tidak saya foto).

Kemudian lebih dari itu ecovillage ini bekerjasama dengan pejabat daerah setempat atau pihak desa supaya pemasarannya lebih luas dan menyadarkan masyarakat bahwa sampah tidak selalu menjadi hal yang menjijikan.

Apakah ecovillage ini hanya berada di Laskarmentari?

Ecovillage ini tidak hanya berada di Desa Laksanamekar saja, ecovillage ini berada di berbagai daerah seperti yang terdapat dalam gambar di bawah ini

Jangkauannya cukup luas kan sobat.

Saya tertarik, tapi berapa harga yang harus saya keluarkan untuk bisa belajar membuat kerajinan dari sampah plastik?
Sobat bisa langsung datang ke Ecovillage laskarmentari. Pak Herman dan yang lainnya tidak pernah mematok harga untuk proses belajarnya, ucapnya "sok yang mau belajar mah datang ajah, saya mah tidak pernah matok harga dan lagi pula jangan dulu bicara soal itu, nantinya tuh jadi jumawa (sombong). Da ilmu yang saya dapat juga bukan hasil dari sekolah, tapi sama saya juga dapat belajar dari orang lain. Malah saya mah senang kalau ada yang mau belajar membuat kerajinan dari sampah. Yang pentingmah ilmu kita bermanfaat bagi orang lain."

Kesimpulan:
Proses dari daur ulang ini sangat berkualitas dan jauh dari kata jorok dan bau. 
Jika ingin belajar membuatnya bisa langsung datang saja, jangan dulu pikirkan tentang biaya atau di daerah tempat sobat tinggal karena jangkauan ecovillage ini sangat luas.

Moral values:
Don't forget to share the knowledge that we can, as his best man is useful for others. and let us keeping the environment, so that environment keeping us.

Mungkin hanya itu yang dapat saya dan kawan saya bagikan tentang kerajinan dari sampah plastik, saya berharap dengan membaca artikel ini, dapat memberi kesadaran akan bahaya sampah, terutama sampah plastik yang sulit terurai. 

Saya dan Kawan saya mengucapkan banyak terima kasih kepada ecovillage desa Laksanamekar karena telah mau memberikan sedikit waktunya untuk kita, semoga apa yang kita lakukan bisa menjadi manfaat bagi orang lain terutama untuk alam kita. 

"Mari bersama-sama menjaga Bumi kita, kalau bukan kita siapa lagi" 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

4 Responses to "Ecovillage | Kerajinan Dari Sampah Plastik Zaman Now"

  1. Ternyata banyak juga ya jerahinan yang bisa dibuat dari sampah plastik

    ReplyDelete
  2. mantap sampah aku buang buang ternyata banyak sekali manfaatnya buat aksesoris yaaa keren kreatif banget

    ReplyDelete
  3. Bener sekali min, dari pada sampah dibuang dengan sembarangan, lebih baik dijadikan kerajinan tangan,
    apalagi sekarang kerajinan tangan memiliki nilai seni yang tinggi serta harga jualnya juga sangat tinggi

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel